Pare alias Kampung Inggris

pernah denger yang namanya “Kampung Inggris” kan?
yups, Kampung Inggris tu julukan sebuah desa di Kabupaten Kediri. nah, kali ini aq coba share tentang yang namaya Pare atau Kampung Inggris.

salah satu sudut di Kampung Inggris

salah satu sudut di Kampung Inggris

KENAPA C QO DISEBUT KAMPUNG INGGRIS?

di daerah ini banyak banget kursusan bahasa asing, terutama bahasa Inggris. hampir setiap langkah dan setiap rumah disana merupakan kursusan atau asrama (camp). pokoknya sekampung khusus tempat belajar bahasa Inggris. makanya, daerah ini dinamakan Kampung Inggris.

KURSUSANNYA ITU KAYAK SEKOLAH GITU? GEDUNGNYA MEWAH, ADA GERBANGNYA, KAYAK KURSUSAN-KURSUSAN BAHASA DI KOTA-KOTA?

sebelum pergi ke Pare, awalnya aq juga mikir kalo yang namanya Pare itu sebuah sekolah besar, gedungnya mewah, kita belajar formal, duduk di bangku, ruangan ber-AC, dsb..dsb.. tapi ternyata tidak. di sana tidak hanya ada satu kursusan melainkan banyak sekali (jumlahnya ratusan mungkin) dengan berbagai macam sistem pembelajaran. ada kursusan yang pake gedung mewah kayak sekolah formal, pake seragam. ada yang lesehan di gubuk-gubuk. ada yang duduk di bangku di bawah pohon rindang. pokoknya macem-macem.

APA SEMUA ORANG DI PARE NGOMONG BAHASA INGGRIS?

banyak orang yang bilang kalau di Pare tu semua orang ngomong bahasa Inggris, termasuk penduduk pribumi, pedagang, tukang becak, dan semuanya. tapi ternyata tidak sodara-sodara….tidak…cuma ada beberapa pedagang yang suka melayani dengan bahasa Inggris. Misalnya pedagang Pentol (semacam bakso tusuk tapi rasanya kayak bakso) yang biasa ngomong bahasa Inggris sekenanya kayak “How much Miss?”, “Mix or not”, “Just three tousand not expensive.” selebihnya ngomong bahasa Indonesia atau bahasa Jawa.

PARE TU KHUSUS KURSUSAN BAHASA INGGRIS YA?

meskipun julukannya Kampung Inggris, tapi di sana banyak juga kursusan bahasa lainnya, seperti Mandarin, Jepang, Prancis, Arab, Korea, Jerman, dll. bahkan banyak juga dibuka kursus komputer, sempoa, dan jarimatika. cuma kursusan yang paling banyak setelah bahasa Inggris ialah bahasa Arab. ada juga kursus cara cepat belajar membaca kitab kuning dengan metode Amtsilati yang dikenal di pesantren-pesantren.

BERAPA LAMA C BELAJAR DI PARE?

terserah anda. berbagai kursusan bahasa di Pare membuka berbagai paket program, ada yang satu minggu, dua minggu, sebulan, dua bulan, tiga bulan, empat bulan, enam bulan, bahkan ada yang sembilan bulan.program satu minggu biasanya dimulai setiap hari senin, sedangkan program dua minggu dimulai tiap tanggal 10 dan 25 di setiap bulannya. begitu juga program sebulan, biasanya mengikuti tanggal 10 atau 25. sementara program dua, tiga, empat, enam, sembilan bulan, dan setahun biasa dimulai setiap tanggal 1 ada juga yang memulainya tanggal 8, tergantung kursusannya.Nah, makanya kalo dateng ke Pare jangan tanggal-tanggal tanggung ntarnya malah nganggur. contohnya, mau ngambil program dua mingguan, eh dateng di parenya tanggal 1, kan nganggur 9 hari. ya kalo mau ngikut program tanggal 10 datengnya tanggal 7 atau 8, buat daftar-daftar kursusan n nyari asrama atau kosan. kerna kursusan-kursusan terkenal udah menutup pendaftaran sebelum tanggal belajar karena kuota sudah penuh.

sepeda terparkir rapi di depan salah satu kursusan di pare

sepeda terparkir rapi di depan salah satu kursusan di pare

TOLONG DONK KASIH PENJELASAN LAGI TENTANG PAKET-PAKET PROGRAMNYA..

okey…di Pare ada banyak kursusan yang membuka program lama alias berbulan-bulan. BEC (Basic English Course), HEC 1-2 (Happy English Course), EECC, Webster, Genta, Mahesa Institute, TEST-English School, dan InternShip (Access-es), kursusan-kursusan tersebut membuka program berbulan-bulan dengan masing-masing keunggulan program yang ditawarkan, seperti Webster dan Genta yang menawarkan gelar Diploma 1. karena ada gelarnya otomatis ijazah SMA (sederajat) diminta sebagai syarat pendaftaran. tetapi, kalau yang lainnya tidak mensyaratkan lulusan SMA (sederajat) jadi anak SD pun bisa masuk, hehehe….
selama berbulan-bulan itu kita diajari berbagai aspek kebahasaan, seperti grammar, speaking. pronounciation, writting, micro teaching, dsb.
kalo program seminggu, dua minggu, dan sebulan kita harus milih dan menyesuaikan sendiri jam dan kelas yang mau kita ambil. jadi grammar, speaking, pronounciation, translation, vocabularies, writting, micro teaching, TOEFL-preparation, IELTS-preparation itu terpisah-pisah. mau ngambil kelas apa, jam berapa, dan di kursusan mana, terserah kita, dan bisa pindah-pindah semau kita asal ada duitnya, hehe..

SELAMA BELAJAR DI PARE KITA TINGGAL DI MANA?

di sana tersedia banyak kos-kosan atau asrama (camp). berbeda dengankos-kosan, asrama menawarkan program ekstra selain sebagai tempat tinggal. di sana kita diwajibkan ngomong bahasa Inggris selama ada di asrama kalo banyak melanggar ada hukumannya juga. setiap ba’da magrib atau subuh biasanya ada berbagai macam program seperti memorizing vocabularies (menghafalkan kosa kata), missing lyrics (mendengarkan musik sambil melengkapi lirik-liriknya), jalan-jalan pagi sambil ngobrol bahasa Inggris, dsb. kerna banyak ekstranya otomatis harganya pun berbeda. jika di kosan cuma 100-150 ribu perbulan biaya camp/asrama bisa 180-200 ribu perbulannya. kos-kosan pun macem-macem bentuknya. ada yang khusus satu gedung mewah 1-3 lantai, ada yang satu lantai saja, ada juga yang nyatu sama rumah pemilikinya. yang terakhir disebut biasanya cuma ada dua atau tiga kamar yang dijadikan tempat kosan. fasilitasnya pun macem-macem. ada yang menyediakan televisi, kasur, kipas angin, air galon, bahkan ada yang tidak sama sekali.

lanjut yaw ke pare part II…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s