Tes CPNS ala Ucut: Seleksi Kompetensi Bidang alias SKB

Di setiap kementerian dan satuan tugas SKB ini berbeda-beda. Misalnya tes CPNS 2014 di Kemenag teman saya di UIN Malang melaksanakan SKB hanya dua tes yaitu microteaching dan wawancara, sementara senior saya di IAIN Purwokerto tesnya ada tiga, yaitu tes bakat skolastik, microteaching, dan wawancara. Nah, kalau di Unsoed kemaren tesnya tiga juga, yaitu soal kebidangan (karena saya jurusan Pendidikan Agama Islam jadi mengerjakan soal yang berhubungan dengan PAI), microteaching, dan wawancara.

Tes Kebidangan

Tes kebidangan meliputi semua hal pengetahuan dasar tentang PAI, kemaren saya menemukan soal tentang akidah, fikih, sejarah Islam, dan bahasa Arab. Saran saya baca saja semua buku PAI untuk Madrasah Aliyah dari kelas X, XI, dan XII, hehehe… Namun jika kita ragu dan butuh kepastian lebih baik jika kita menanyakan kepada panitia apa saja yang akan diujikan dalam tes kebidangan ini.

Wawancara

Setelah bertanya ke teman-teman yang ikut tes CPNS, ternyata tidak ada ketentuan pasti dalam wawancara. Maksudnya wawancara ini lebih fleksibel, suka-suka pewawancara. Bisa jadi kita ditanya hal yang sangat serius seperti alasan menjadi PNS, tugas dan kewajiban PNS, alasan memilih satuan kerja yang dilamar, atau bisa juga hanya seputar pengalaman kita. Yang jelas pewawancara ingin mengeksplor pengetahuan dan pengalaman kita. Jadi pastikan untuk selalu memberikan jawaban yang cerdas namun tetapi rendah hati dan penuh kesantunan. Terkadang saya juga suka mengungkapkan informasi yang saya anggap penting dan bisa menunjukkan kualitas diri kita di hadapan para penguji meski gak ditanya secara langsung.

images.jpg

 

Kalau aku sih punya masalah “lupa dengan beberapa kata”. kadang suka tiba-tiba lupa kalau benda untuk nulis itu namanya pulpen. Untuk menyiasati hal seperti ini aku suka list pertanyaan-pertanyaan yang sekiranya bakal muncul sekaligus tulis juga jawabannya, biar jawabannya tersistematis gitu, hehe.. Jangan lupa kontrol gestur tubuh, termasuk kontak mata dengan semua pewawancara untuk menunjukkan kalo kita komunikatif. Kalo sudah seirng berkomunikasi dengan orang banyak insyaallah gaya komunikasi mah pasti lancar, ya gak?

Microteaching

Saat microteaching kita pura-pura mengajar mahasiswa, padahal yang ada hanya penguji saja, tetapi kadang ada mahasiswanya juga sekitar sepuluh orang yang nantinya mereka akan bertanya dan menanggapi materi perkuliahan yang kita bawakan. Siapkan SAP (Satuan Acara Perkuliahan) dan powerpoint untuk sebuah pertemuan. Bagus jika panitia menentukan sebuah tema tertentu, tapi kalau tidak kita siapkan saja sebuah tema yang berkaitan dengan kebidangan kita.

Microteaching biasanya hanya diberi waktu maksimal 30 menit saja, jadi batasi materi yang pas untuk waktu sesempit itu. Kalau perlu latihan dulu di rumah, untuk mengecek batasan jumlah materi yang pas. Buatlah SAP semirip mungkin dengan format di kampus tersebut. Bisa donlot di laman kampus yang bersangkutan. Buat juga powerpoint yang baik dan menarik, powerpoint adalah power poin bukan power makalah. Jangan biarkan powerpoint-mu berisi paragraf-paragraf dengan font di bawah 18 pt. Buat jaga-jaga bawa laptop saat microteaching, takutnya kita gak disediakan laptopĀ  di lokasi dan harus membuat SAP di tempat, kaya aku kemaren.

Saat praktek mengajar jangan lupa praktikan metode mengajar yang inovatif, juga tampilkan komponen-komponen pedagogik semacam penguasaan kelas, penguasaan materi, penguasaan teknologi, kemampuan memotivasi, memfasilitasi, membimbing mahasiswa dsb. Jangan lupa kontrol gestur tubuh juga, terkadang karena gugup kita banyak melakukan gerakan-gerakan tak perlu, seperti terus menerus membetulkan kerudung, mengusap hidung, atau terus melihat ke layar, bukan ke audiens, dan itu sangat menurunkan derajat penilaian, hehehe

 

Oke sekian dulu, sukses ya!!

Iklan

Tes CPNS ala Ucut: Tips SKD

simulasi

simulasi CAT di laman BKN

berikut ini tips untuk SKD:

  • Belajar dari jauh-jauh hari,
  • Pelajari semua hal yang berhubungan dengan kisi-kisi, jangan sepelekan sebuah materi,
  • Keluarkan semua jurus untuk belajar efektif yang kita miliki (dengan cara membuat peta konsep dsb.),
  • Belajar materi melalui video,
  • Latihan soal melalui aplikasi di android,
  • Ikuti bimbingan beajar baik melalui internet atau secara langsung,
  • Beli buku soal CPNS dan TPA yang berkualitas,
  • Cobalah simulasi CAT di cat.bkn.go.id, ingat satu alamat email hanya bisa dipakai sekali simulasi saja,
  • Jaga kesehatan fisik, beberapa peserta gagal karena kelelahan,
  • Perkuat mental, banyak peserta yang syok melihat soal akhirnya tidak bisa berfikir jernih,
  • Waktu pengerjaan adalah 90 menit dengan jumlah soal 100 buah, sehingga satu soal maksimal dikerjakan dalam waktu 54 detik saja,
  • Jangan berkutat pada soal yang sulit, tinggalkan dulu,
  • Dahulukan soal TKP, kemudian TWK, baru TIU,
  • Pastikan kita telah memiliki skor di atas passing grade untuk setiap komponen TWK, TIU, dan TKP, salah satunya tidak memenuhi passing grade maka kita tidak lulus meski memiliki nilai tinggi di komponen lain,
  • Jangan panik jika komputer eror, kita masih bisa log in di komputer lain dan soal yang telah kita kerjakan akan tersimpan secara otomatis,
  • Makan dan minum secukupnya sebelum tes dimulai,
  • Buat diri senyaman mungkin saat tes, kaca mata jangan sampai ketinggalan, minta pindah tempat duduk jika ada ketidaknyamanan, dan jangan lupa pipis dulu >_< karena selama tes berlangsung kita tidak bisa keluar ruangan.